hemmm......di saat - saat seperti ini,,,hal yang perlu di lakukan adalah bagaimana cara mengelola emosi dan mengekspresikan diri kita dengan benar.
mengelola emosi, mengekspresikan diri, dan bersikap asertif itu memerlukan latihan. tidak serta merta dan muncul begitu saja. semuanya saling melengkapi dan saling mendukung. untuk mengatakan tidak pada orang lain lakukan lah dengan baik dan sopan, dan hal ini memerlukan latihan agar tidak menyinggung perasaan orang lain.
terkadang kita menjadi mudah marah jika semua perasaan di dalam diri sendiri itu di pendam, sehingga mengelola emosi adalah keterampilan untuk memilih mana yang dapat kita utarakan, mana yang kita pikirkan dan mana yang harus di selesaikan. tidak semua dapat di utarakan,tidak semua harus di pikirkan tapi semuanya harus selesai.
dengan memfokuskan diri pada solusi,kita dapat belajar keterampilan dalam memilih,mencari jalan keluar,mengutarakan/mengekspresikan diri. mulailah dengan langkah awal,ketika kita merasa tidak enakan cobalah kia tanyakan pada diri sendiri: " apakah hal ini layak untuk kita pikirkan,perlukah di utarakan,lebih baik di biarkan,kita harus mengurangi harapannya,ataukah kitalah yang harus mengerti lebih dalam agar dapa mencari solusi yang baik?"
perlu di ingat orang yang sering marah-marah biasanya merupakan orang yang mudah frustasi dan tidak terampil dalam mencari jalan keluar. orang yang terampil mencarisolusi lebih jarang marah-marah karena ia merasa mampu untuk mengatasi masalhnya,,coba deh latihan dulu mengatasi masalah sebelum marah-marah.........